Banner
jardiknaswikipedia Indonesia
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik
  Visitors : 75779 visitors
  Hits : 4136 hits
  Today : 16 users
  Online : 1 users
:: Kontak Admin ::

pan_hand@yahoo.com    
Agenda
26 October 2021
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6

MPLS 2019/2020

Tanggal : 07/17/2019, 10:54:46, dibaca 104 kali.

 Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah



 


        Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), juga dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa (MOS) merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran guna menyambut kedatangan para peserta didik baru. Masa orientasi lazim dijumpai di tingkat SMP dan SMA. Hampir seluruh sekolah negeri maupun swasta menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada peserta didik baru. Pada perguruan tinggi, kegiatan serupa dikenal dengan Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (disingkat Ospek).


       MPLS di SMA Negeri 1 Ngawen dijadikan sebagai ajang untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. MPLS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan siswa terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut. Baik itu perkenalan dengan sesama siswa baru, senior, guru, hingga karyawan lainnya di sekolah itu. Tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di lingkungan sekolah.


        Dalam kegiatan MPLS di SMA Negeri 1 Ngawen sepenuhnya dilaksanakan oleh kelompok siswa yang tergabung dalam Organisasi Siswa Intrasekolah (OSIS) dengan guru sebagai pihak pengawas, asisten dan pemantau kegiatan selama MPLS berlangsung. Dari tahun ke tahun, kegiatan ini selalu menuai pro dan kontra di tengah masyarakat. Banyak masyarakat beranggapan bahwa kegiatan ini tidaklah perlu dan tidak penting karena hanya menjadi ajang senioritas dan perploncoan. Anggapan itu bukan tanpa dasar, beberapa kali pernah diberitakan siswa yang meninggal usai mengikuti kegiatan MPLS. Terakhir, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia saat itu, Anies Baswedan melakukan inspeksi mendadak ke sebuah SMA di Kota Tangerang, Banten pada 29 Juli 2015 dan Mendikbud mendapati kegiatan yang menjurus ke perploncoan dan atribut-atribut yang tidak berkaitan dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Hal ini tentu sangat disayangkan. Pada akhirnya, Mendikbud menginstruksikan kepada seluruh daerah yang sedang melaksanakan MPLS untuk tidak menggunakan atribut yang berlebihan dan tidak mengadakan kegiatan yang berisi perploncoan, namun langkah ini kurang membuahkan hasil karena pada kenyataannya kegiatan semacam itu tetap berlangsung.


      Menindaklanjuti hal tersebut berikut ini adalah deskripsi kegiatan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah untuk peserta didik baru di SMA Negeri 1 Ngawen terdiri dari:



  1. Pengenaan perpustakaan

  2. Pembinaan mental Agama di sekolah

  3. Pengenalan kegiatan ekstrakurikuler

  4. Pengenalan kurikulum 2013

  5. Peraturan akademik

  6. Persiapan penras seni

  7. PBB

  8. Pendidikan kepramukaan

  9. Kepemimpinan

  10. Wawasan wiyata mandala

  11. Tata karma

  12. Kesadaran berbangsa dan bernegara

  13. Cara belajar efektif

  14. Tata tertib sekolah dan pengembangan diri


Secara umum, tujuan diadakannya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di SMA Negeri 1 Ngawen adalah sebagai berikut:



  1. Memperkenalkan siswa pada lingkungan sekolah yang baru mereka masuki

  2. Memperkenalkan siswa pada seluruh komponen sekolah beserta aturan, norma, budaya, dan tata tertib yang berlaku didalamnya.

  3. Memperkenalkan siswa pada keorganisasian

  4. Memperkenalkan siswa untuk dapat menyanyikan lagu hymne dan mars sekolah

  5. Memperkenalkan siswa pada seluruh kegiatan yang ada di sekolah

  6. Mengarahkan siswa dalam memilih kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan bakat mereka

  7. Menanamkan sikap mental, spiritual, budi pekerti yang baik, tanggung jawab, toleransi, dan berbagai nilai positif lain pada diri siswa sebagai implementasi penanaman konsep iman, ilmu, dan amal

  8. Menanamkan berbagai wawasan dasar pada siswa sebelum memasuki kegiatan pembelajaran secara formal di kelas.


 buletincaraka    


 SMA1Ngawen


 SMA1Ngawen


 perpustakaanSMA1Ngawen



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas