Banner
jardiknaswikipedia Indonesia
Login Member
Username:
Password :
Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Statistik
  Visitors : 75939 visitors
  Hits : 5444 hits
  Today : 6 users
  Online : 1 users
:: Kontak Admin ::

pan_hand@yahoo.com    
Agenda
09 December 2021
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8

Sosialisasi Keselamatan dalam Berkendara

Tanggal : 02/11/2015, 11:50:41, dibaca 301 kali.

Keselamatan Jiwa Pengguna Jalan


NGAWEN. Dalam rangka berpartisipasi menjaga keselamatan jiwa pengguna jalan, tim Polres Blora mengadakan sosialisasi di SMA N 1 Ngawen pada hari Senin,26 Januari 2015. Ini dilakukan karena menurut evaluasi Kapolres Blora, Ngawen adalah daerah yang paling banyak terjadi kasus kecelakaan pelajar baik dari arah Todanan, Blora, maupun Kunduran.


../userfiles/image/1.JPG


Pada sosialisasi tersebut yang dipilih menjadi peserta adalah kelas XI. Eko Pujiyono selaku ajun komisaris polisi menuturkan bahwa kelas XI dipilih sebagai peserta karena kelas XI adalah usia yang paling rawan emosional atau bisa dikatakan masih labil. Sedangkan usia kelas X adalah usia yang masih tertib dalam berlalulintas dan usia kelas XII adalah usia yang akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, jadi mereka akan lebih fokus dan tidak berani bermacam-macam.


“Usia kelas XI adalah usia yang masilh labil dan emosinal, maka perlu perhatian khusus dari kami”, tandas pria yang berpangkat sebagai ajun komisaris di Kasatlantas Polres Blora ini.


Menurut Eko Pujiyono faktor-faktor yang dapat menyebabkan kecelakaan di antaranya adalah faktor alam seperti hujan, jalan licin, dan faktor manusia yakni kelalaian pengguna jalan, pengemudi sepeda motor dan pengemudi roda empat. Tidak hanya Kapolres saja yang bertanggung jawab dalam lalulintas jalan raya, tetapi mereka juga dibantu oleh lembaga-lembaga lain seperti  Bina marga, jasa raharja, kesehatan dll.


Visi diadakannya sosialisasi ini adalah untuk menciptakan situasi lalu lintas yang kondusif, sedangkan misinya adalah siswa-siswi SMA N 1 Ngawen bisa menjadi pelopor dalam hal berlalu lintas sehingga harapannya bisa menjadi agen-agen perubahan dalam hal tertib dalam berlalu lintas dan juga sebagai generasi penerus, usia produktif  dan agen-agen objektif jangan hanya karena kelalaian dalam berkendara siswa-siswi tersebut bisa menjadi korban.


Harapan dengan diadakannya sosialisasi ini agar siswa-siswi SMA N 1 Ngawen bisa menjadi contoh untuk dirinya sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar dalam hal etika berlalu lintas karena siswa-siswi sebagai penerus mereka harus tertib dimulai dari hal-hal yang kecil seperti kelengkapan berkendara, fisik pengemudi dan cara berlalu lintas yang baik sehingga siswa-siswi bisa menjadi agen-agen objektif yang tertib dalam berlalu lintas. Jadilah pelopor keselamatan,”Bersatu Menjaga Keselamatan Nomor Satu”. (Umil).


 


 



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas